fbpx

Cara Urus Kartu Keluarga

kartu keluarga

Kartu Keluarga adalah kartu identitas keluarga yang memuat data tentang nama, susunan keluarga, dan hubunan dalam keluarga serta identitas anggota keluarganya. ini adalah sebuah kartu berukukran A4 yang dipergunakan untuk mengurus segala hal mengenai kependudukan, kartu ini berisikan Nama, Tgl Lahir, NIK, dan pekerjaan anggota keluarga lengkap.

Kartu keluarga ini sangat dibutuhkan bagi anda yang ingin bekerja diluar negri khususnya untuk menjadi pelaut karena ini digunakan untuk membuat Passport, BST, dan Buku Pelaut.

Kartu ini wajib dirubah ketika anda atau keluarga didalam KK berpindah status seperti, pernikahan, Perceraian, dan penambahan dan pengurangan anggota kelurga. Adapun untuk mengurusnya tidaklah sulit, berikut langkah-langkahnya:

  1. Meminta surat pengantar pembuatn kartu keluarga baru ke RT setempat dan dilanjutkan distempel ke RW.
  2. Mendatangi kantor kelurahan setempat untuk mengisi dan menandatangani formulir permohonan pembuatan kartu keluarga dengan membawa persyaratan-persyaratn berikut:
    1. Surat pengantar dari RT/RW
    2. Foto kopi buku nikah/akta perkawinan bagi yang sudah menikah
    3. Surat Keterangan Pindah Datang (bagi penduduk datang)

Untuk kasus penambahan anggota keluarga maka syarat yang harus dibawa :

  • Surat pengantar dari RT/RW
  • Kartu Keluarga yang lama
  • Surat Keterangan Kelahiran dari calon anggota keluarga baru yang akan ditambahkan.

Sedangkan untuk kasus penambahan anggota keluarga untuk numpang Kartu Keluarga, maka persyaratannya :

  • Surat pengantar dari RT/RW
  • Kartu Keluarga yang lama atau Kartu Keluarga yang ditumpangi.
  • Surat Keterangan Pindah Datang ( bagi yang kedatangan)
  • Surat Keterangan Datang dari luar negeri bagi WNI yang datang dari luar negeri.
  • Paspor , Izin Tinggal Tetap, Surat Keterangan Catatan Kepolisian/ Surat Tanda Lapor Diri( bagi orang asing)

Untuk kasus pengurangan anggota keluarga

  • Surat pengantar dari RT/RW
  • Kartu Keluarga yang lama
  • Surat Keterangan Kematian (bagi yang meninggal dunia)
  • Surat Keterangan Pindah / pindah datang ( bagi penduduk yang pindah)

Untuk kasus Kartu Keluarga yang hilang atau rusak, persyaratannya :

  • Surat pengantar dari RT/RW
  • Surat Keterangan Kehilangan dari Kepolisian
  • Kartu Keluarga yang rusak ( kasus KK yang rusak )
  • Foto kopi dokumen kependudukan dari salah satu anggota keluarga
  • Dokumen keimigrasian bagi orang asing

Setelah anda selesai mengisi dan menandatangani formulir permohonan pembuatan Kartu Keluarga baru di kantor kelurahan setempat dengan membawa persyaratan – persyaratan di atas, maka selanjutnya anda pergi ke kantor kecamatan untuk proses penerbitan Kartu Keluarga. Selesai .
Sedangkan jika pembuatan Kartu Keluarga baru dikarenakan proses kedatangan antar kabupaten/kota, propinsi, maka setelah menyelesaikan proses di kantor kelurahan, anda harus melanjutkan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil setempat, baru pergi ke kantor kecamatan untuk proses penerbitan Kartu Keluarga baru.

Biaya membuat Kartu Keluarga Baru
Berdasarkan UU No 24 tahun 2013 pasal 79 A menyebutkan bahwa pengurusan dan penerbitan dokumen kependudukan ( KK, KTP-el, akte kelahiran, akte kematian, akte perkawinan, akte perceraian, dan lain – lain) TIDAK DIPUNGUT BIAYA / GRATIS. Kalau masih ada yang dipungut biaya, silahkan laporkan ke atasannya atau kepala dinas yang bersangkutan.

Bagaimana Mengurus Kartu Keluarga yang Hilang?
Untuk mengurusnya, maka kepala keluarga datang ke kentor kecamatan setempat dengan membawa :

  • Laporan kehilangan dari kepolisian
  • Pengantar RT/RT
  • KTP dari salah satu orang yang ada di KK
  • Formulir permohonan dari kelurahan

ingin menjadi pelaut?

klik disini

2 thoughts on “Cara Urus Kartu Keluarga”

Leave a Comment